Berantas Mafia Yang Menyebabkan Negara Miskin

Pemudapost - Beragam kejahatan yang terjadi di Indonesia, mulai dari Korupsi, Kolusi dan Nepotisme (KKN), dengan modus yang beragam pula dalam menjalankan aksinya seperti penyalahgunaan wewenang, suap-menyuap dan masih banyak lagi modus yang dijalankan. Banyaknya mafia juga menyebabkan makin buruknya tatanan kehidupan ini, contoh yang paling sering kita dengar adalah mafia pajak dan hokum, namun bukan hanya dalam penyelenggara pajak dan hukum saja yang terjadi dan dipenuhi dengan lumbung mafia, namun masih banyak lagi lumbung-lumbung mafia lainnya yang mungkin masih belum terdetreksi keberadaannya oleh pemerintah.

Apa yang terjadi bila mafia ini dibiarkan dan tanpa ada upaya dalam memberantasnya? Jawaban yang pas adalah kemiskinan. Bukan hanya merusak tatanan kehidupan namun berdampak pada kebijakan yang dijalannkan oleh pemerintahan. Dan lagi-lagi sebagai korbannya adalah rakyat yang miskin, dengan sangat ironis kemudian jika hal ini tidak di evaluasi oleh pemerintah kedepannya karena sejatinya Negara tidak akan pernah maju jika rakyatnya juga terbelit yang namanya faktor kemiskinan.

Sudah sangat sering muncul dan didengar oleh telinga terjadinya alih fungsi lahan pertanian dan perhutanan menjadi lahan dan sentra perindustrian, lahan yang semestinya menjadi objek penghasilan petani digusur untuk kepentingan kapitalis, yang ada kemudian rakyat miskin dengan gagah dan beraninya merantau ke kota untuk mencari nafkan dan memperbaiki taraf kehidupan dengan penuh ketidak pastian. Hal inilah yang terjadi hingga saat ini di Indonesia.

Menjadi sangat ironis Indonesia dengan berjuta-juta hektare tanahnya kemudian melakukan impor pangan, dengan luas laut yang ada Indonesia masih impor garam dan ikan, dengan berjuta-juta ternak namun Indonesia juga tetap impor daging, bahkan gulapun Indonesia impor. Dengan masalah ini penulis menjadi bertanya-tanya, sebenarnya rakyat Indonesia ini mampu apa tidak bercocok tanam dalam memenuhi pangan nasional? Bagaimana dengan nelayan? Garam? Gula? Dan bahkan Minyak bumi? Adakah oknum mafia yang bersarang disetiap lini sektor tersebut?

Pertanyaan hanyalah pertanyaan, penulis tidak bisa memberikan data pasti, namun yang perlu digaris bawahi adalah dengan lebarnya daerah nusantara dengan kekayaan alamnya akankah semestinya Indonesia impor? Pertanyaan yang menurut hemat penulis teramat janggal untuk Indonesia yang kaya. Ada apa sebenarnya dengan pemangku kebijakan di Indonesia ini? Rakyat yang tidak mampu memproduksi ataukah ada faktor penyebab lainnya yang terjadi? Apakah sudah dipenuhi dengan mafia dari masing-masing lini tersebut?

Pertanyaan inilah yang kemudian menjadi teka-teki yang masih belum terungkap dengan pasti, penulis hanya berharap kepada pemerintah untuk mengevaluasi segala sektor bahkan segala lini terkecilpun, sehingga rakyat selalu tidak terbodohi oleh pemerintah yang selalu mengeluh kepada rakyatnya dalam pengambilan kebijakan. Yang pada proses penyelesaiannya rakyatlah yang selalu menjadi korban ketidak adilan dari sebuah kebijakan pemerintah.

Oleh: Subaidah

Related product you might see:

Share this product :

Review This Product

Hot Articles

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template | Redesigned : Tukang Toko Online
Copyright © 2011. Ayo Belanja.com - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger