Revitalisasi Peran Pemuda Terhadap Wabah Virus HIV dan AID

Pemudapost - Acquired Immunodeficiency Syndromeatau Acquired Immune Deficiency Syndrome (disingkat AIDS) adalah sekumpulan gejala dan infeksi (atau: sindrom) yang timbul karena rusaknya sistem kekebalan tubuh manusia akibat infeksi virus HIV; atau infeksi virus-virus lain yang mirip yang menyerang spesies lainnya (SIV, FIV, dan lain-lain).

Virusnya sendiri bernama Human Immunodeficiency Virus (atau disingkat HIV) yaitu virus yang memperlemah kekebalan pada tubuh manusia. Orang yang terkena virus ini akan menjadi rentan terhadap infeksi oportunistik ataupun mudah terkena tumor. Meskipun penanganan yang telah ada dapat memperlambat laju perkembangan virus, namun penyakit ini belum benar-benar bisa disembuhkan. (Sumber: Wikipedia.org)

Penyebaran virus HIV di Indonesia saat ini cukup banyak, dengan menyerang 50% lebih adalah usia pemuda yang berkisar antara 19-39 tahun. (Baca: Kompas, 2008 & data Menkes RI th 2014). dengan data tersebut menunjukkan bahwa pengidap HIV & AIDS di Indonesia kebanyakan adalah pada masa produktif. Sehingga perlunya penanganan secara serius dari berbagai pihak serta kesadaran oleh para pemuda betapa pentingnya kesehatan bagi perkembangan sebuah bangsa dan Negara.

Tanpa kesadaran dan upaya dalam memberantas penyebaran virus tersebut kiranya akan berdampak pada masa depan pemuda yang sejatinya adalah sebagai penyandang generasi penerus bangsa hari ini, jika pemuda hari ini tidak mempunyai akses kehidupan pada masa mendatang maka bukan tidak mungkin pada akhirnya generasi penerus akan putus. Maka yang perlu kemudian dibenahi adalah proses tatanan kehidupan para generasi ini dengan cara dan perbuatan yang baik yang kemudian disebut dengan moralitas pemuda.

Perlu kemudian menggiatkan kembali secara penuh kesadaran dalam jati diri pemuda agar dapat mengawasi diri dan menjaga diri dari hal yang bersifat negatif dalam kehidupan kita, mengingat penyebab tersebarnya serta terinfeksinya virus HIV dan AIDS tersebut adalah rata-rata akibat dari hubungan seks bebas yang berada diluar nikah. Disamping juga cara penyebaran virus tersebut dari beberapa hal lain seperti konsumsi obat-obatan terlarang (seperti penggunaan jarum suntuk narkoba) dan faktor keturunan.

Dengan kesadaran akan bahayanya virus tersebut diharapkan pemuda dapat memberikan hal yang positif bagi masa depan bangsanya, agar generasi penerus tidak terbenam oleh penyakit yang hingga saat ini belum ditemukan obat yang dapat menyembuhkan secara pasti apabila HIV dan AIDS tersebut menyerang.

Apabila kesadaran dapat timbul dalam jiwa pemuda hari ini kemungkinan besar penyebaran HIV dan AIDS tersebut dapat ditekan, sehingga pemuda pada masa depan dapat terhindarkan dari penularan virus yang sangat mematikan tersebut, memang tidak mudah membalikkan telapak tangan, sudah banyak himbauan yang berupa opini, artikel dan tulisan lainnya tentang HIV dan AIDS, namun penulis merasa bahwa dengan adanya sumber referensi dan kesadaran yang terbangun sejak hari ini juga ikut membantu menekan penyebaran virus tersebut.

Dengan pengetahuan akan bahayanya virus HIV dan AIDS ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi generasi bangsa yaitu pemuda hari ini, jika kita kemudian berdiam diri tanpa ada tindakan dan upaya dalam memberikan pemahaman social tentang bahayanya virus HIV dan AIDS ini sama halnya kita mengharapkan agar generasi masa depan bangsa ini punah tertelan masa. Ini adalah sebuah bentuk keprihatinan penulis terhadap masa depan bangsa Indonesia, yang kemudian diterjemahkan dalam pernyataan “pemuda adalah pemimpin masa depan bangsa”.

Oleh: Mawardi Stiawan

Related product you might see:

Share this product :

Review This Product

Hot Articles

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template | Redesigned : Tukang Toko Online
Copyright © 2011. Ayo Belanja.com - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger