Pendidikan Politik Bagi Rakyat Sangat Penting di Era Reformasi Ini



Pemudapost - Selama kurang lebih 16 tahun kita hidup dalam demokrasi hasil dari tuntutan reformasi tahun 1998 silam, sudah sepantasnya kita sebagai bangsa Indonesia sudah dibilang cukup lama dalam berdemokrasi serta patut kiranya dikatakan dewasa dalam berpolitik sehingga system demokrasi di Indonesia dapat memberikan pendidikan politik bagi masyarakat dan rakyat Indonesia.


Mengingat sudah cukup lama system demokrasi yang dilaksanakan dan dijalankan oleh pemerintah bukan menjadi hal yang masih abu-abu dalam berpolitik, melainkan sudah harus memberikan dampak yang nyata bagi kesejahteraan rakyat dalam setiap kebijakan pemerintahan yang dikeluarkan sehingga esensi demokrasi yang notabene adalah dari rakyat, oleh rakyat dan untuk rakyat benar-benar tidak terkooptasi oleh pemangku kebijakan demi kepentingan oknum dan kelompok belaka, sehingga tidak mengotori dan mengkebiri hak rakyat kepada para wakilnya di pemerintahan.

Jika pendidikan politik tidak kemudian dijadikan hal mendasar oleh para elit politik maka bukan pendidikan politiklah yang akan didapat melainkan penghianatan oleh pera elit saja yang terjadi, sehingga dampak dari demokrasi di Indonesia akan memberikan efek rasa kurang percaya yang timbul dari rakyat kepada para wakilnya, sehingga hal ini adalah sebuah keburukan pelaksanaan system demokrasi yang disalahgunakan oknum tertentu atau hanya demi kepentingan kelompok tertentu saja.

Dengan permasalahan seperti ini, maka para wakil rakyatlah yang mampu merubah paradigma masyarakat terhadap evaluasi pelaksanaan system demokrasi kita saat ini disamping juga kesadaran kolekif koligial yang terbangun di masyarakat. kesadaran secara bersama dari para elit politik serta dukungan dari masyarakat juga akan turut mendapatkan esensi demokrasi yang sebenarnya, sehingga dikotomi dan pengkebiran hak politik rakyat tidak terjadi lagi.

Disamping kesadaran secara bersama menjadi teramat penting, juga harus didukung penuh oleh lembaga pendidikan yang ikut berpartisipasi dalam memperbaiki sitem pelaksanaan demokrasi kita, dengan peran Perguruan Tinggi yang menghasilkan sarjana-sarjana dalam berbagi konsentrasi ilmu pengetahuan diharapkan mampu menjadi penyeimbang dalam sebuah keadaan yang sedang terjadi, Karena Perguruan Tinggi menghasilkan calon-calon pemimpin muda harapan masa depan bangsa Indonesia.

Dengan hal ini penulis mengajak kepada seluruh elemen masyarakat terlebih pada elit politik sebagai pemangku kebijakan harus mampu mengevaluasi diri demi terciptanya system pelaksanaan demokrasi yang sebenarnya, sehingga kepercayaan rakyat yang sudah mulai memudar terhadap kaum elit politik dan pemangku kebijakan dapat terbangun kembali, bukan politik pencitraan oknum pemangku kebijakan yang diharapkan saat ini, melainkan adalah eksistensi yang sebenarnya dalam berdemokrasi yang telah sekian lama berjalan.

Tak terkecuali bagi para kaum terpelajar di Perguruan Tinggi diharapkan juga mampu memberikan kontribusi nyata dengan evaluasi yang dilakukan demi memperbaiki pelaksanaa system demokrasi di Indonesia ini, mengingat pemuda adalah harapan terbesar bangsa Indonesia untuk terus menjadi Negara yang berdaulat seperti yang telah tertera pada pembukaan Undang-Undang Dasar 1945 kita.

Apakah rakyat Indonesia harus kembali melakukan gerakan revolusi seperti yang terjadi pada tahun 1998 silam? semua itu tergantung pada sikap kita sebagai civil cociety dalam mengevaluasi para pemangku kebijakan dalam pelaksanaan system demokrasi ini. (MSF).

Oleh: M. Zuhry

Related product you might see:

Share this product :

Review This Product

Hot Articles

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template | Redesigned : Tukang Toko Online
Copyright © 2011. Ayo Belanja.com - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger